aku terbangun dan tersadar
ku gerakkan kelopak mataku untukmemandang alam sekitar
kubuka jendela, ternyata sang mentari telah berbeda
matahari kali ini bukanlah matahari kemaren
bukan pula matahari bulan yang lalu
kereta telah berangkat ,kapalpun sudah meninggalkan pelabuhan
akankah diri ini sanggup memutar jam dinding waktu
akankah diri ini sanggup mengalahkan kerugian yang ada
aku bingung
menyesal
sengsara
kesal
dan marah
semua bercampur baur menjadi satu
hanya satu yang pasti dan harus kuhadapi
sang waktu tidak akan kembali lagi
sabar saja akhi… tinggal melangkah kedepan dengan pasti.. tanpa harus berpaling kebelakang kalau hanya mendapatkan penyesalan!